You are looking at posts that were written in the month of May in the year 2007.
John Chendra; father of Japheth Adriel & Jared Ezekiel, husband of Yenni. A learning Human Being who is interested in Information Technology: Internet, Multimedia, System Administration and Security.. And nowadays: Finance & Accounting! :)
Do not be conformed to this world, but be transformed by the renewal of your mind, that by testing you may discern what is the will of God, what is good and acceptable and perfect. (Romans 12:2, ESV)
| S | M | T | W | T | F | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Apr | Jun » | |||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | ||
Posted on May 31st, 2007 by john.
Categories: General.

Kepada: pengelola tempat-tempat umum
Penelitian ilmiah tentang bahaya perokok pasif telah dilakukan selama lebih dari 20 tahun. Tidak ada keraguan bahwa merokok secara pasif sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, menyebabkan kanker dan banyak penyakit pernafasan serta kardiovaskuler pada anak-anak serta orang dewasa, dan tidak jarang mempercepat kematian.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah berkesimpulan bahwa asap rokok, sekecil apapun jumlahnya, tetaplah berbahaya. Rekomendasi WHO tentang hal ini mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk melindungi masyarakat dari bahaya asap rokok adalah dengan memberlakukan peraturan 100% bebas asap rokok bagi tempat-tempat umum.
Hak untuk mendapatkan udara bersih, bebas dari asap rokok adalah hak umat manusia.
Dengan demikian, kami meminta anda untuk melindungi kesehatan pegawai, pekerja dan masyarakat umum dengan cara menerapkan peraturan yang 100% melarang merokok di tempat-tempat umum. Kami percaya, langkah ini adalah langkah yang sangat penting untuk melindungi kesehatan kita dan anak-anak kita semua.
Tertanda,
John Chendra

Posted on May 29th, 2007 by john.
Categories: Makassar, internet.
Akhirnya berkesempatan…
Tadi siang, setelah bertandang ke UMI untuk acara workshop Linux tanggal 2 nanti, saya dan Fadly ’singgah’ untuk makan siang sekaligus ‘menjajal’ HotSpot Telkom di Pantai Losari.
Ternyata benar, panjang banget! dari Rumah Jabatan Walikota (dekat Pintu Gerbang Tanjung Bunga) sampai MGH, dipenuhi logo Telkom Hotspot. Kami sendiri mencoba dari area dekat Hotel Imperial Aryaduta (Sedona), dan ‘konek’ ke Access Point dengan nama Hotel tsb.
Rata-rata kecepatan cukup baik, saya melakukan percobaan di speedtest.net, hasilnya cukup memuaskan, jika melakukan test dari Server di Singapura, kecepatan rata-ratanya 250 kbps untuk download dan 190 kbps untuk upload.
Nah, sekalian dari situ pula saya mengirim laporan ke milis LUGU.
Sebenarnya dengan adanya hotspot gratis ini, setengah dari mimpi saya sudah jadi kenyataan. Sebuah ruang publik, terbuka, dengan akses internet kecepatan (cukup) tinggi, gratis pula.
Setengah, soalnya cuma sebulan!
Bukan cuma hotspot ini, ada koneksi kecepatan tinggi lain yang setahu saya baru ditawarkan di Makassar, produk Indosat M2. Dengan slogan 3.5G, koneksi hingga 2,6 Mbps menggunakan modem pcmcia atau usb. Tapi sayang harganya masih lumayan tinggi, apalagi kalau harus beli modemnya
Memang ada paket gratis modem, tapi minimum kontrak 1,5 tahun, dan quota perbulan untuk paket standar dipatok 1 GB untuk Rp 300.000,- perbulan. Hitung punya hitung, kayaknya masih cukup mahal. Makanya realisasi mimpi saya cuma _setengah_!
BTW, sedikit narsis, tapi berhubung cuma ini satu-satunya foto dokumentasi kejadian di atas, ya ini ajalah fotonya ![]()
Soalnya, kopdar tanpa foto adalah Basb… Ah, sudahlah!

Keterangan Foto (cropped for unspecified security reasons) :
Lokasi: Sunshine Kopi Tiam, sebelah Hotel Imperial Aryaduta, Pantai Losari Makassar.
Model: gelas, laptop, cabe (botol), piring nasi goreng, tomat di atas piring, tangan saya (beserta jam), sedikit rambut saya dan 2 orang di belakang itu… nggak tau siapa!
Fotografer: Fadly (internux)
Camera: Kodak Z740 Zoom Digital Camera
Posted on May 25th, 2007 by john.
Categories: Makassar, fun, internet.
Seperti ingin menjawab posting saya beberapa hari lalu tentang Internet gratis di Dunkin Donuts Jakarta,
Telkom Rilis Layanan Hotspot di Losari
Yang jadi pertanyaan:
Wah jadi pengen cepat-cepat pulang nih utk ‘test-drive’
Congrats untuk Makassar, congrats untuk Telkom, congrats untuk AngingMammiri (lha?)
Posted on May 22nd, 2007 by john.
Categories: Makassar, internet.
Saat ini 00.34 00.54 WIB, saya lagi di tempat yang ramai sekali.
Sebenarnya tidak aneh sih, tempat ini restoran biasa. Di Makassar pun ada beberapa.
Saya saat ini di Jakarta, sudah cukup mengantuk, tapi berhubung baru online lagi setelah 1 minggu… puas-puasin dulu dah
Tempat ini cukup luar biasa, beberapa orang saya lihat sudah duduk jauh lebih lama dari saya. Saya sendiri sudah lebih dari 1 jam. Malah sudah hampir 2 jam. Kebanyakan dari mereka bercerita satu dengan yang lain, ada juga yang pacaran. Tapi tempat ini terang benderang kok, malah ada Tivi layar lebar dan datar yang sedang memutar Film aneh di salah satu Tivi suasta. Rasanya itu lebih merusak daripada konten perusak di Internet.
Sayangnya justru bagian terpenting dari tempat ini saat ini, belum ada di Makassar. Itu setahu saya. Syukurlah kalau saya salah, artinya saya masih harus bergaul banyak dengan malam-malam gelap di Makassar
Sudahlah, posting kali ini memang membingungkan, bahasanya aneh, ceritanya aneh.
Sebabnya simpel, Saya masih terkesima dengan…. Internet Gratis di warung Dunkin’ Donuts Hayam Wuruk! Sebenarnya tidak terlalu gratis sebab rasanya aneh saja kalau main internet, tanpa beli donat atau minum sesuatu
Tapi Internetnya GRATIS! Minuman dan donat saya sudah habis cukup lama, Tapi Internetnya tetap GRATIS!
Itu yang kapan di Makassar? bahkan, itu yang kapan di Indonesia? bahkan, itu yang kapan di DUNIA?
Pendidikan dan Internet, kalau pendidikan mau maju, minimal internetnya mesti gratis! Internet bagi saya sesuatu yang netral. Secara semangat ia memacu keterbukaan dan kebebasan komunikasi. Secara kultural ia menggebrak banyak hal yang sudah ada di dunia saat ini. Merusak atau tidaknya internet, bukan tergantung pada internet-nya.
Listrik, HP (Selular), bahkan sampai Palu (hammer) pun bisa merusak jika jatuh di tangan pengguna yang salah. Masalah utamanya justru bukan di internet, tapi di orang di belakang internet. Justru manusia yang tidak bisa kita lihat sebagai sesuatu yang ‘netral’ apalagi kalau menyangkut anak-anak. Pikiran mengenai kepolosan anak-anak yang dirusak oleh konten internet bagi saya justru terbalik.
Nah, demi lomba entry di AM, ta’ bela-belain deh posting ini biar nyambung dengan tema acara… namanya juga usaha
Ralat: Posting ini udah terlambat untuk ikut lomba… dasar saya aja penikmat tren sesaat
hehehehe
Gitu!
Posted on May 4th, 2007 by john.
Categories: FOSS, fun.

Beberapa bulan ini, ketika saya switch dari Windows XP Media Center (original! bawaan laptop) ke Fedora Core 6 yang sudah terinstall dengan baik di Toshiba A105 saya, ada satu masalah yang sangat mengganggu. Kalau memainkan musik, atau film, suara yang dihasilkan selalu berisik, ada suara, tapi seperti speaker pecah, kresek-kresek istilahnya.
Ternyata masalahnya simpel, channel Line-In (yang secara fisik memang tidak ada di rata-rata perangkat laptop), mendistorsi suara. Atas saran kawan di milis tanya-jawab, saya coba untuk mematikan (mute) semua channel kecuali PCM dan atau Master di alsamixer (atau volume control). Betul aja, setelah coba-coba, saya temukan bahwa channel line-in-lah biang keroknya. Saya coba, asalkan volume line-in berada di bawah posisi < 50, suara kresek sudah hilang, walaupun masih ada suara angin/hiss yang cukup mengganggu. Ketika di-mute, suaranya sempurna
Walaupun rada-rada BASBANG, lega aja rasanya telinga ini
Ngomong-ngomong soal Fedora, sebentar lagi (24 Mei) Fedora 7 rencananya akan di rilis. Ya, Fedora, bukan Fedora Core. Mulai rilis ke 7 ini, Fedora Core & Extras akan digabung, jadi cuma 1 repository resmi, tidak ada lagi Extra, tidak ada lagi Core. Sementara repository lain (non free seperti livna) sepertinya tidak banyak perubahan (saya sendiri masih belum terlalu jelas
).
Ironisnya, ketika Fedora 7 udah mau keluar, request DVD bulan ini untuk FC6 dari Indonesia justru sangat banyak, biasanya 1 atau 2, (bahkan tidak ada waktu bulan Maret) bulan ini, baru tanggal 3 aja udah ada 7 request yang sudah diterima. Saya sempat menanyakan ke milis freemedia, tapi disarankan untuk tetap mengirim FC6 sampai bulan Mei berakhir.
Jadi untuk teman-teman yang ada niat ‘memesan’ DVD via fedoraproject.org, saya sarankan bulan depan aja.. biar dapat yang Fedora 7 sekalian
Saya sendiri masih bingung nih, pas keluar Fedora 7 nanti mau dapat DVDnya darimana, sejak FC6 rilis dulu saya udah jadi fakir bandwidth soalnya. Jatah bandwidth Speedy yang 1 GB dikali dua dengan jatah kantor pun nggak cukup untuk 1 DVD. Udah gitu kalau mau nge-request, lah yang distribusikan gratis untuk wilayah Indonesia selama ini ya cuma saya sendiri… Nanti ajalah, siapa tau ada malaekat yang kirim DVD
hehehe
Posted on May 3rd, 2007 by john.
Categories: jcnet.
At last! A page out of this blog. After quite a long time, I’ve managed to create a page
Actually it’s nothing new, it’s just my updated version of my story about Blue Planet Tour. But nevertheless, it’s still the first ‘page’ for this blog
The reason of the page? It is still an on-going scam activity, still many people are trapped into their bad marketing strategy. That’s just it.
Posted on May 1st, 2007 by john.
Categories: jcnet.
2 hari ini saya coba untuk melihat isi weblog saya.. baru saat ini berhasil dengan baik…
bete
pengen pindah tapi gak sempat-sempat… lagipula sayang banget hosting masih 2 tahun lagi ditempat sekarang .. hix