Modus Penipuan Blue Planet Tour

Cerita menyebalkan ini saya urutkan seperti ini saja dulu, sebab saya sulit menceritakan kembali kata-per-kata sebab kejadiannya cukup lama dan tidak mungkin saya mengingat semua secara persis. Kejadiannya siang hari, kira-kira pukul 15.00 WITA tanggal 4/9/2006.

  • Saya baru bekerja di perusahaan yang baru dan belum mengenal semua atasan saya yang ada di kantor pusat. Salah satunya saya ketahui bernama Erik, yang memang belum saya kenali.
  • Saya mendapat telepon siang itu, dan ketika mulai, penelepon memberi selamat, saya pikir memang pak Erik yang di kantor saya, memberi selamat telah bergabung dengan perusahaan tsb. Makanya saya menyambut dengan semangat. Ternyata setelah berbasa-basi, ia mengaku dari VISA. Kemudian Ia menjelaskan pula kerja sama dengan berbagai bank (berbagai nama bank disebut).
  • Kemudian ia menanyakan jenis kartu saya (malah langsung nembak, gold atau platinum, padahal kartu saya cuma silver), limit kredit saat ini, dan expiry date kartu saya. Namun tidak berurutan seperti itu, dia menanyakan di sela-sela penjelasan mengenai ‘hadiah’ yang saya dapatkan.
  • Ia mengatakan bahwa saya mendapatkan hadiah khusus, dari antara seluruh pengguna kartu kredit, terpilih hanya 135 orang. Ia juga menyebutkan hadiah yang saya dapatkan dalam rangka menyambut tahun wisata 2006 (yang sebenarnya sudah hampir habis nih 2006), dan kerja sama dengan PHRI (kalau nggak salah).
  • Ia menjelaskan berbagai keuntungan berupa dicount khusus untuk penerbangan (berbagai maskapai penerbangan disebut), discount khusus hingga 50 persen untuk menginap di hotel (berbagai nama hotel di sebut, termasuk di Makassar). Ia mengatakan bahwa dengan sistem online, saya akan dikenali langsung oleh pihak hotel, sehingga saya akan diberikan discount khusus sebagai anggota yang mendapatkan hadiah ini.
  • Dalam penjelasannya ia selalu menekankan bahwa ini event khusus, semacam gift, saya tidak perlu membayar iuran dan sebagainya
  • Ia kemudian menanyakan nomor kartu kredit saya, kira-kira dengan kalimat seperti ini: “Kami ingin mengkonfirmasi nomor kartu kredit bapak, tolong disebutkan”, Kata kuncinya ialah konfirmasi, sehingga membuat saya berpikir ia benar-benar dari VISA.
  • Karena masih berpikir bahwa ini adalah telepon dari VISA, saya menyebutkan nomor kartu saya. Ketika menyebut 4 angka terakhir saya baru sadar, ada kemungkinan saya sudah dijebak.
  • Ia kemudian menjelaskan bahwa saya harus membayar sejumlah Rp. 1.495.000,- sekali saja, tanpa iuran apapun sepanjang tahun, untuk seterusnya.
  • Kemudian menyebutkan the magic words, bahwa ia dari Blue Planet (tanpa kata tour sama sekali, ini yang paling menyebalkan, saya betul-betul merasa ditipu dan dijebak). saya pikir ini semacam keanggotaan khusus, semacam klub ekslusif dari VISA. Itupun hanya disebut sekilas saja, sekali dalam pembicaraan kami selama 20 menit lebih.
  • Karena sudah bericara lebih dari 20 menit di ponsel (telinga sudah mulai panas), saya mulai kehilangan konsentrasi, apalagi pada saat itu saya juga sedang banyak sekali pekerjaan yang saya kerjakan sambil menerima telepon. Saya terus meminta agar mereka mengirimkan dulu berkas promosi atau sejenisnya biar saya mudah memutuskan.
  • Seingat saya, saya dua kali menolak untuk membayar, tapi saya juga serba sulit sebab dalam bayangan saya ini adalah hadiah yang memang milik saya. Akhirnya saya dihubungkan dengan Irfan yang katanya akan mewakili manajemen mengucapkan selamat. Sebelumnya Erik juga menanyakan nama lengkap saya, yang saya inginkan tertera pada kartu.
  • Irfan mengatakan akan mengirim kartunya paling lambat 7 hari akan sampai di tangan saya. Mereka menutup telepon sambil mengucapkan selamat. Saya pun masih terheran-heran dan mulai kebingungan, ini sebenarnya telepon dari siapa dan apa sesungguhnya yang sudah saya bayar.

5/9/2006
Keesokan harinya, sebelum ke kantor saya singgah di salah satu hotel yang disebutkan si Erik. Ketika menanyakan Blue Planet, resepsionis mengatakan tidak tahu-menahu apa itu Blue Planet. Ketika saya menanyakan apakah ada kerja sama dengan VISA atau Blue Planet, ia mengatakan bahwa hotel mereka tidak pernah bekerja sama dengan lembaga apapun, kalaupun ada biasanya adalah instansi pemerintahan atau perusahaan yang ingin menginapkan karyawan mereka saja. Saya makin curiga, saya kemudian berangkat ke kantor.

Di kantor, saya menelepon ke nomor telepon yang ditinggalkan Erik dan Irfan untuk saya, namun mungkin karena kepagian (padahal waktu itu kira-kira pukul 08.15 di Jakarta), belum ada seorang karyawan pun yang ada di kantor, kata orang yang menerima telepon saya. Saya disarankan menelepon sekitar pukul 9 (WIB).

Setelah menunggu hingga pukul 9 WIB, saya pun menelepon mereka lalu mulai komplain ke penerima telepon, bahwa hotel di Makassar tidak mengenal mereka, lalu saya katakan saya ingin membatalkan transaksi itu. Penerima telepon menanyakan siapa yang menghubungi saya kemarin. Setelah saya beri tahu bahwa saya dihubungi oleh Erik, ia mengatakan akan meminta Erik menelepon saya nanti. Saya diminta bersabar dulu. Saya sempat berpikir mungkin juga resepsionis di hotel tadi yang kurang informasi.

Saya kemudian menelepon Halo BCA (bagian K.Kredit) lalu menceritakan kasus yang saya alami. Customer Service (CS) BCA kemudian menekankan bahwa mereka tidak pernah bekerja sama dengan lembaga apapun seperti Blue Planet ini, memberikan hadiah atau diskon khusus. Saya kemudian memblokir kartu VISA saya yang nomornya sudah bocor ke tangan Erik lengkap dengan expiry datenya. Kebetulan kartu VISA tersebut sedikit patah pada bagian ujungnya, sayapun mengganti kartu VISA saya dengan yang baru.

Berdasarkan info BCA, transaksi 1.495.000 kemarin masih menggantung, artinya datanya sudah diterima BCA namun belum lengkap dan belum ter-posting ke dalam rekening saya. Katanya data akan terposting paling tidak 15 hari yang akan datang. Ketika saya meminta agar BCA meng-cancel transaksi saya sebesar Rp 1.495.000,-, CS BCA mengatakan sebaiknya saya langsung menghubungi pihak yang menelpon saya dan meminta mereka membatalkan, sebab di BCA sendiri belum mengetahui kapan, dimana dan terhadap perusahaan mana/siapa kartu kredit saya dipakai. CS tersebut juga mewanti-wanti saya agar berhati-hati dalam membubuhkan tanda-tangan, sebab jikalau tidak berhati-hati bisa saja tanda-tangan saya akan diambil oleh pihak orang yang menelepon saya lalu dijadikan bukti pembayaran.

Tak terasa, sudah siang, di Makassar sudah pukul 12.00 saya masih juga belum ditelepon oleh Erik. Saya kemudian keluar kantor untuk makan siang dan melakukan keperluan lainnya, termasuk ke Bank untuk beberapa hal lain. Setelah kembali ke kantor saya meneruskan pekerjaan saya, sambil terus menunggu telepon yang tak kunjung tiba dari Erik. Saya berinisiatif meneleponnya ketika sudah malas menunggu dan hari sudah semakin siang. Kira-kira pukul 14.00 saya kembali menelepon 021-3902268. Kali ini saya langsung mencari Erik.

Saya kemudian mengkonfrontasikan informasi saya kepada Erik, bahwa saya sudah ke hotel dan menelepon BCA, nama Blue Planet sama sekali tidak dikenal. Saya juga menekankan saya ingin membatalkan transaksi saya kemarin dan meminta mereka membatalkan mengirim kartu apapun ke rumah saya. Oleh Erik, saya kemudian dijelaskan bahwa saya harus melakukan reservasi KE MEREKA, bukan ke hotel langsung, begitu pula untuk pembelian tiket pesawat. Saya kaget, ini tidak dijelaskan kemarin. Saya kemudian mendesak untuk membatalkan transaksi kemarin, oleh Erik dikatakan bahwa karena mereka online, maka data saya sudah terkirim ke merchant mereka dan tidak dapat ditarik kembali. Saya mempertanyakan, bahwa justru karena online-lah maka pembatalan menjadi sangat mudah. Mungkin si Erik tidak mengerti, sehingga ia kemudian kembali mengulang kalimat bahwa transaksi sudah tidak bisa dibatalkan karena online. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa sejak transaksi, sudah berlalu 24 jam, makanya transaksi tidak bisa dibatalkan. Kebetulan saat itu Baterai HP CDMA saya mati, jadi saya lanjutkan menelepon dengan GSM saya, yang kemarin dihubungi si Erik. Di situ saya langsung mengecek, sesungguhnya jam berapa Erik menelepon saya. Ternyata belum sampai 24 jam! Erik menelepon saya pukul 15.05 WITA, sementara saat itu baru pukul 14.15 WITA. Saya sempat ngotot bahwa ini belum 24 jam, mohon dibatalkan saja, namun ia kembali dengan alasan online-online, tidak bisa lagi.

Saya pikir daripada saya berdebat dengan orang yang tidak mengerti teknologi, lebih baik saya meminta agar bagaimana saya mendapat informasi lebih lanjut, saya ingin mengetahui apa sebenarnya Blue Planet ini, dan dijawab dengan meminta saya melihat website dari Blue Planet jika saya tidak percaya. Saya kemudian mengatakan saya sudah mencari, tapi tidak ada Blue Planet seperti perusahaan mereka di Internet (coba aja search sendiri, tanpa kata ‘tour’). Sebelumnya saya memang sudah Googling dengan kata kunci: ‘”Blue Planet” Indonesia visa discount voucher’. Saya kemudian meminta alamat web mereka untuk mengecek lebih lanjut. Oleh Erik saya diberi alamat e-mail (ni orang gak ngerti Web kali ya :D), blueplanet_tours@yahoo.co.id, setelah saya mulai komplen, “Alamat websitenya?” ia pun menjawab (sambil terdengar suara wanita yang berteriak dari belakang), www.blueplanettour.com. (pake mengeja ‘whisky-whisky-whisky’, dia pikir saya yang blo’on) Saya pun menutup telepon dan mengatakan saya akan menelpon kembali sebentar lagi setelah mengecek website mereka.

Di sinilah saya tahu bahwa saya ditipu dan dijebak. Permainan yang buruk, cara bisnis yang tidak beretika dan penuh kepalsuan. Blue Planet rupanya tidak lebih dari perusahaan tour dan travel yang sedang menjaring customer baru. Saya benar-benar jengkel. Apalagi ketika membuka website mereka, web mereka sangat minim informasi, apalagi yang berhubungan dengan “Hadiah” yang saya dapatkan. Saya langsung menelepon kembali ke 021-3902268, mencari Erik kembali. Setelah menunggu sebentar, Mira, yang menerima telepon (sepertinya orang yang sama dengan tadi pagi), mengatakan bahwa Erik sudah pergi dan menyarankan saya telepon kembali besok. Saya langsung mengatakan saya ingin membatalkan transaksi yang kemarin, sambil menjelaskan bahwa saya tidak diberi penjelasan lengkap sebelumnya. Saya juga katakan saya tidak butuh penawaran seperti ini, lagipula saya jarang bepergian. Selain itu jika ingin bepergian, di Makassar sudah ada perusahaan Tour dan Travel langganan saya yang bisa saja dapat saya mintai fasilitas atau ‘membership benefits’ seperti yang mereka tawarkan. Mira kembali mencoba meyakinkan saya dengan berbagai fasilitas yang bisa saya dapatkan, tapi saya tetap tidak tertarik. Saya sudah merasa dikelabui. Itu sudah cukup menggambarkan bagaimana perusahaan ini sebenarnya. Iapun mengatakan akan menginformasikan hal ini ke Erik dan meminta saya menelepon kembali besok. Ya, saya akan menelepon besok, tunggu saja.

Saya ingin menyimpulkan. Saya merasa Blue Planet sudah mengelabui saya. Tanpa menyebut kata tour yang seharusnya menjadi identitas perusahaan mereka, mereka membuat saya mengira mereka adalah perwakilan VISA yang memberikan hadiah kepada saya. Dengan licik mereka berhasil mendapatkan nomor kartu kredit VISA saya, lengkap dengan expiry date-nya. Memang saya bodoh, sebab saya sendiri tidak awas ketika membocorkan informasi ini. Apalagi di saat-saat seperti ini, saat anak kedua saya akan lahir beberapa minggu lagi, pasti butuh uang yang cukup banyak nantinya, saya malah menyumbang hampir 1.5 juta ke Erik.. Oleh karena itulah cerita ini bela-belain saya tulis. Agar anda-anda di luar sana berhati-hati dengan travel agency seperti ini. Kalau ada yang mau bantu saya ‘ngecek’ ;), ini alamat mereka:

Blue Planet Tours
Gedung Parameta
Jl. KH. Fahruddin No. 4B, Lt. 3
Tanah Abang, Jakarta Pusat
(021) 31902268
blueplanet_tours@yahoo.co.id
www.blueplanettour.com (hati-hati bukan ‘tours’)
DAN, kalau berbaik hati, sudilah meningkatkan pagerank halaman ini, tentunya dengan bantuan om Google… (si Erik gak ngerti kali ya…)
Ingat! Anda bisa saja turut membantu menyelamatkan orang lain yang siap ditipu!!! Sori kepanjangan…
Buat Blue Planet Tour Indonesia: If Customer is the King, then I’m a really angry King!

Update:

Sejak 5 September 2006, di weblog ini saja sudah 5 orang yang menceritakan mengalami kejadian yang sama. Lucunya, di kantor saya di Makassar ini, salah satu staff Administrasi saya juga tertimpa masalah yang sama (suaminya tepatnya). Malah mereka (kawan saya ini) sudah sempat dikirimi ‘kartu keanggotaan’nya. Saya akhirnya sarankan untuk menghubungi BNI (bank penyedia kartu mereka), untuk melaporkan kejadian ini. Oleh Card Center BNI, mereka disarankan untuk tidak tanda-tangan dan mengembalikan barang yang sudah diterima. Apesnya, mereka baru sadar setelah tagihan sekitar 1,6juta muncul di rekening kartu kredit mereka. Setelah mengirim balik barang-barang yang diterima dari Blue Planet dan memperlihatkan bukti kirim ke BNI, akhirnya tagihan itu hilang pada bulan berikutnya.

Melengkapi cerita saya yang sudah sangat panjang dan tidak di-update lagi di atas.. Saya-pun akhirnya tidak membayar hampir 1,5 juta itu. Ke-esokan harinya ketika itu (6/9/2006) saya menelepon dan akhirnya membuat jengkel pihak blue planet dengan beberapa e-mail, komentar di guestbook mereka, dan posting blog ini. Hari itu saya juga akhirnya ribut dengan salah satu manager (?) mereka, yang dengan sombongnya menceritakan besarnya aset mereka yang katanya bisa membuat mereka mendapatkan mesin khusus dimana kartu kreditnya tidak perlu digesek, tapi cukup dengan memasukkan angka saja. Saya yakin, dia sangat marah dengan ‘teror’ melalui e-mail dan komentar guestbook yang saya kirimkan, padahal saya cuma bilang “Kembalikan uang saya…”, “Saya merasa ditipu…”. Mungkin akhirnya mereka ‘menyerah’ juga dan membatalkan transaksi itu, sebab akhirnya saya tidak pernah menerima apapun dari mereka (orang rumah juga sudah saya wanti-wanti, untuk tidak menerima apapun yang dikirim untuk saya pada hari-hari itu). Dan memang pada akhir bulan Mei itu tidak muncul tagihan apapun di rekening kartu kredit saya.

Saran saya untuk yang sudah/sedang/akan mengalami:

  1. Like everyone said, jangan beritahukan nomor kartu kredit anda kepada siapapun. Tapi kadang-kadang mereka memang terlalu licik untuk orang-orang jujur dan sederhana seperti kita ini 😛
  2. Jika sudah terlanjur memberikan, tekankan ke mereka, teror mereka dan terus marahi mereka sambil mengatakan “Saya minta transaksi saya kemarin/waktu itu/tadi DIBATALKAN!” Jangan lupa minta e-mail address atau website terbaru mereka, siapa tahu sudah ganti beberapa kali hingga saat ini. (Maaf, saya terlalu malas dan tidak bernafsu lagi untuk menelusuri)
  3. Pada saat yang sama, hubungi Card Center kartu kredit anda, katakan anda baru saja ditipu orang, dan tidak sengaja memberikan Nomor kartu anda beserta expiry datenya via telepon ke orang tersebut. Jika diperlukan, blokir saja kartu anda, walaupun harus mengeluarkan biaya untuk menggantinya, tapi tidak sebanding dengan jutaan rupiah yang akan ditipu dari anda. Pihak penyedia kartu juga akan bertambah yakin bahwa anda memang sudah ditipu.
  4. Seperti saran bank/penyedia kartu kredit, berhati-hatilah kalau menanda-tangani sesuatu, jangan terima kiriman mereka, bahkan kirim balik kalau mereka sudah mengirim barang untuk anda. Simpan baik-baik resi pengiriman untuk menjadi bukti di bank/penyedia kartu.
  5. Yang terakhir, CERITAKAN pengalaman anda melalui weblog, milis, dsb. Ingat gunakan kata-kata kunci “BLUE PLANET TOUR” atau “BLUE PLANET” dengan banyak menggunakan kata-kata tipu, kartu kredit, tour, dsb supaya mudah dikenali oleh Google dan sebangsanya, siapa tahu ada kawan-kawan yang sedang ditipu dan ingin mencari tahu tentang mereka.

Di sisi lain, kalau kebetulan ada dana lebih, udah gitu memang sering keluar kota, dan anda memang tinggal di Jakarta, sebenarnya tawaran mereka cukup menarik, sebab dengan membayar segitu, kita katanya udah dapat beberapa voucher hotel yang kalau saya hitung-hitung cukup berimbang dengan dana yang kita keluarkan. 😀 Saya betul-betul cuma tidak suka dengan cara pemasaran mereka. Produknya sih belum tentu jelek, sayang ‘budaya perusahaan-nya’ yang jelek. Too bad.

112 Replies to “Modus Penipuan Blue Planet Tour”

  1. Pingback: john’s log » A new Page!

  2. wadauw… ngeri juga yah…
    sampe sekarang mamie gak pernah mau ngasih kartu kredit ke pelayan sekali pun… mamie juga kadang heran orang maunya aja kelihatan tajir pake kartu kredit.. padahal namanya aja kartu kredit alias kartu utang…
    dulu punya tiga.. sekarang tinggal satu.. itu dipake untuk keadaan yang bener2 kepepet..
    thank untuk sharingnya.. mudah2an..yang lain bisa aware..

  3. Pingback: john’s log » 21 Hari

  4. John.. saya tertarik dengan cerita anda tentang BLUE PLANET, tolong berikan info kepada saya siapa sih pemilik Blue Planet itu ? yang saya sedikit tahu Ibu TINA HARTINA apakah anda mengenalnya ? kalo anda mengenal ybs..tolong berikan info lengkapnya.. thks..

  5. Wah baru2 ini ayah saya juga kena nih.. Nama perusahaannya Sultan Mulia Gemilang, tp ada logo Blue Planet juga di invoicenya.. Mereka menawarkan fasilitas berupa paket tour senilai Rp 7,9 juta dan berupa voucher.. Katanya sih apabila setelah 2 bulan tidak dipakai bisa ditarik kembali uangnya, tapi setelah diminta kembali, penyakit lamanya keluar deh, pas ditelepon cari orang yg waktu itu berhubungan dengan ayah saya (yg menawarkan produk) dibilang orangnya udah ga kerja lagi disana. Ditelepon aja susahnya setengah mati.. Oh ya mereka ngakunya berkantor di Jl. Kramat Sentiong No. 61 E, Jakarta Pusat dengan telepon (021) 3144635, 3144615.. Sampe sekarang ditagih pun ga ada respon.. Tobat deh ikut yg beginian.. Kalo mau liburan dan nginep di hotel mending hubungi hotelnya langsung, daripada ‘nyumbang’ ke penjahat kayak gini!

  6. saya mengalami hal yang sama dgn PT Sultan Mulia Gemilang, saya sdh kluar uang 5,1 juta. Daripada uangnya hangus, voucher ma saya pakai … tapi mereka kayak yg kelabakan. Sebenarnya Jl. Kramat Sentiong 61E itu kantor apa ? Pengen rasanya laporan polisi, biar dimasukin bui, drpd tipu sana sini.

  7. Hmmm…ternyata udah banyak yg mengalami ya, barusan sy jg ditelp dari travel mirip2 kyk cerita2 di atas. Untungnya batre hp lg drop jd telp sempat terputus, begitu ada kesempatan sy browsing di internet dan nemu blog ini. Alhamdulillah, stlh agennya telp kembali sy sudah punya jwban yg tegas utk menolaknya. Terima kasih informasinya…

  8. wah saya juga mengalami hal yang sama percis…malah kenanya 2jt….tapi anehnya sampai sekarang travelnya masih adacuma pindah kantor aja….bahkan sudah 2x saya datangin tempanya dan mereka ngotot kalau mereka bisa memenuhi vasilitas yang mereka janjikan,sehubung saya sedah melihat tempatnya di gedung saruna tamrin yah sudah saya percaya saja…saya simpan voucernya sampai april kemarin,lali kerika saya akan menggunakannya memang sangat dipersulit dan sampai saat ini masih belum dapat digunakan…..kalau ada pihak pihak yang mengerti bagaimana proses hukumnya dan apa yang harus dilakukan tolong infonya dong….
    maunya sih bawa sekelompok anggota trus lansung grebek deh masukin penjara semua anggotanya…..
    yah doa gua semoga semua karyawan yang melakukan itu tidak di terima di neraka dan di surga…..

  9. Wah tadi baru saja ada dua orang datang kekantor saya di Cilengsi, dia menawarkan paket promo bersama dgn Blue Planet tour & travel.. kpd saya slaku bag. marketing promosi. saya sih dah curiga dari pnampilan dan cara presentasi si sales tersebut yg ktanya alamat perusahaannya di Sentyong JKT. apa lagi wkt saya tanya websitenya dia ngga mau sebutkan sebelum perusahaan saya ikut berpartisipasi mengisi form kerjasama, aneh… padahal website kan sarana mereka berpromosi knapa dirahasiakan. sambil orgnya menunggu di kursi tamu resepsionis saya penasaran buka internet ketemulah artikel ini.. wah sesuai yg saya duga, ya saya cancel aja percakapan ini dan mereka pulang. saya yakin dri cara mempersentasikan perusahannyapun 2 orang sales (ibu2 dan pria muda) trsebut ga banyak tahu atau hanya suruhan.
    (ditanya alamat websitenya aja ketar-ketir, aneh…apalagi saya tuduh mau menipu) a

  10. Tenang aja, tuk semua temen2 yg senasib. Masalah penipuan ini dah gw laporin ke yg berwajib. dalam waktu dekat akan kita dapetin siapa sebenernya otak tindakan penipuan ini. Beberapa 2 minggu yg lalu gw juga kena kasus blue planet ini, tp sayangnya gw telat dapat informasi klo Nama PT Sultan Mulia Gemilang (Blue Planet) itu adalah perusahaan fiktif dengan modus penipuan. Tp untungnya gw dapet ciri2 dan video rekaman CCTV orang2 tersebut sewaktu mereka dateng kekantor gw dan barang bukti ini udah gw kasih ke yg berwajib. Gw yakin kelian semua pasti berharap banget klompok ini bisa tertangkap dan tidak ada lagi temen2 kita yg jd korban penipuan klompok brengsek ini.

  11. Ini benar bener penipuan, dan yang herannya dia bia punya marchant VISA/MASTER, seharusnya dari Pihak VISA / MASTER tidak memberikan ijin untuk punya, jika demikian akan bertambah banyak orang akan mengalami kerugian.

  12. Ini benar bener penipuan, dan yang herannya dia punya marchant VISA/MASTER untuk orang gesek dengan kartu kredit, seharusnya dari Pihak VISA / MASTER tidak memberikan ijin untuk punya, jika demikian akan bertambah banyak orang akan mengalami kerugian.

    Ini pertanyaan Buat Marchent VISA / MASTER :
    DARI PIHAK VISA / MASTER KOK MAU BEKERJA SAMA DENGAN PENIPU (PT SULTAN MULIA GEMILANG)

  13. gila…saya juga ketipu. PT surya gemilang…baru tau kalo itu beneran blue planet juga??susahnyaaaa setengah mati. da saya datengin..marah2..janji ini itu..tiap kasi no telp berubah lagi dan ga bisa dihubungin…tolong dong saya juga bingung mesti gimana..mama saya yg ikut promo mereka kena 5 jutaan

  14. Wah para penjahat ini harus ketangkep pokonya,,dipenjara biar pada kapok…kantornya pindah2 terus,,,Saya kena tipu 9 juta,,polisi suruh cari kantor barunyanya tuh…tapi saya ga mau nyerah saya harus dapet kantor barunya mau acak2 tuh kantor,,ngakunya pa haji tuh pa Hasan tp penipu uh dasar,,,jgn kira tuh orang bakalan hidup tenang tuh,,ngasih makan anak bini pake duit haram bakalan ga berkah hidupnya…Ga bakalan tenang hidup lo dunia akhirat,,doa2 orang yang ditipu bakal terkabul.

  15. ALHAMDULILLAH uang saya telah kembali 9juta rupiah,,dengan perjuangan yang lumayan berat,,terakhir lokasinya di jalan mardani raya no.12 a,,saya mengetahui dari warga sekitar,yang saya ketahui kantor itu telah pindah kembali jika ada yang komplain,,skarang posisi letaknya di daerah pasar minggu duren tiga…namun posisi letaknya saya blum mengetahui ditunggu saja saya telah mengintai mereka satu persatu untuk mengikuti jejaknya
    Hasan Basri sebagai Direktur
    Tina Ayu sebagai bos besar otak dalang penipu,
    M muslim kurir biadab yang telah banyak mendebet lebih kk,ada Yaqub,Daniel,Kalian ga bakalan hidup tenang,akan lebih banyak lagi customer yang datang untuk komplain meminta haknya sama seperti sama saya…Camkan itu,,
    Saya bukan orang bodoh,,,tapi andalah yang bodoh semuanya…

    Teman2

  16. Temen-Temen yang semuanya kena tipu,,saya punya fotocopy KTP orang2 jahat ini,,sewaktu saya datang ke kantor mereka saya sempat membuat perjanjian diatas materai berikut fotokopy KTP mereka,,ada 2 otak orang penjahat modus ini,,sepertinya alamat KTP orang jahat itu sama dengan tempat tinggalnya,,,sebelum dia kabur coba datengin ajja rumahnya dulu takut rumahnya pun pindah,,asal dengan ikhtiar dan berusaha smoga dikabulkan doa-doa kalian semua amin..

    1. Hasan Basri
    No.KTP : 09.5004.200478.0393
    Alamat : Jalan Larat N0 .265 RT 008/001 kel. Kramat
    Kec.senen Jakarta Pusat
    Ciri-ciri : Mata Belo ky ,perawakan kurus krempengggg,rambut belah pantatttt,kulit sawo
    Busukkkkkk….
    Pembicaraan: mukanya sangat memelas bikin orang kasihan tp jangan percaya dia otaknya licik dan punya tipu daya sgala macam cara,,,kita harus kekeh sama pendapat kita,,jang mau diatur dia,,kita yang harus atur dia,,klo bisa bawa aparat hukum aja biar pada takut tuh orang.

    2. Tina Ayu : yah pembicaraanya sama lah kya hasan basri itu
    yah namanya jg tukang tipu jadi dididik bwt jadi penipu seumur hidupnya dan ga bakalan bisa tobat mpe mati…ya ga bu tina wakakakakkkk…

    M Muslim:
    No.KTP : 09.5303.080274.7027
    Alamat : JL Mampang Prapatan IX No.11 Rt 007/003
    Kel.Tegal Parang Kec. Mampang Prapatan
    Jakarta Selatan.
    Ciri2 : Gendut dan bantet karena isi perutnya duit haram semuanya,Kepalanya botak,sawo busuk jg kulitnya,dia kurir kepercayaannya hasan basri,tugasnya dia untuk mengantarkan voucher hotel dan tiket pesawat,dan tugas dia menguras habis limit kartu kredit,,dengan alasan salah memencet,langsung hubungi hasan saja katanya,,,ingattt!!! untuk pengembalian pagu kartu kredit hanya bisa 21 hari kerja,jika lebih dari itu otomatis sudah tidak bisa dikembalikan lagi,,coba tlp banknya dahulu sebelum ok untuk mendebet,,,klo benar segera lakukan complen dengan orang tersebut minta uangnya segera dikembalikan jgn lama2 harus menunggu lebih dari 21 hari,,

    Mereka mamakai nama IATA, ASITA lambang travel itu hanya sebuah pencatutan nama saja itu bisa merugikan Asosiasi tersebut lebih dari kejahatan narkoba,karena yang mereka tipu adalah customer yang sangat banyak,,dengan omset bisa mencapai ratusan juta rupiah hanya dalam beberapa bulan saja.Jika ada yang punya kenalan di Asosiasi Asita dan Iata mohon dicek kembali apakah mereka benar2 terdaftar?

    Dan di Bank manapun untuk mendapatkan mesin gesek itu tidak sembarangan,,karena yang saya tau untuk perusahaan member travel semacam ini tidak diperkenankan untuk mendapatkan izin untuk memperoleh mesin merchant,,,karena mereka mendaftarkan usaha mereka sebagai usaha dagang tas,,bukan dari member travel agen kan pa Hasan?
    temen 2 boleh cek apa yang saya bicarakan ini. semogA bermanfaat untuk kalian dalam memperjuangkan hak kalian,,Amiinn

    Bwt : Hasan,Muslim,Tina Ayu,Daniel,Dan yang lainnya yang belum saya sebutkan satu persatu,,jika kalian membaca ini,,tersenyumlah dan tertawalah selagi kalian bisa,,karena kalian ga akan hidup tenang,,banyak ratusan customer dibelakang saya yang ingin menghancurkan bisnis penipuan ini…Bukan hanya di blog ini saja,,tapi di blog dan di jejaring sosial lainnya yang ga akan anda ketahui,,karena hanya orang yang tertipulah yang bisa masuk kesana,,,saya tau pasti anda memantau trus perkembangan blog ini kan,,,

  17. To Galih, saya minta dibantu dong, karena sy juga sudah kena tipu oleh mereka help me

  18. mba irma,,,apa yang dapet aq bantu,,pasti aq bantu,,
    mba kita message2 lewat email aja,,,

  19. Untuk pihak yang telah tertipu..mohon lapor ke customer service Bank penerbit Merchant yang tertera di struk pembelian voucher2,,lapor ke customer service perbankan mohon di black list untuk PT SULTAN MULIA GEMILANG jika ingin mendapatlkan mesin merchant kartu kredit,,dan dicabut haknya untuk mendapatkan mesin merchant tersebut karena telah menyalahgunakan dan tindak unsur penipuan
    yang saya tau mereke selalu mengganti mesin merchant2 dalam waktu beberapa periode dengan alasan agar tidak terindetifikasi,,,mereka telah memakai merchant Bank Permata,,namun tidak terpakai lagi dan yang saya tau terakhir memakai Bank danamon,,entah selanjutnya apalagi,,
    Infokan KTP Bpk Hasan Basri Dan Tina Ayu sebagai penjahat penipuan PT Sultan Mulia Gemilang,,,dan suruh liat diinternet berapa korban yang banyak ditipu oleh mereka. Semoga ini dapat membantu mengurangi para korban selanjutnya,,,
    PT Sultan Mulia Gemilang hanyalah salah satu dari sekian banyak PT yang berkedok penipuan dengan modus yang sama,,jadi bukan hanya PT Sultan Mulia Gemilang saja mungkin bisa puluhan karena jaringan mereka sangat luas…Maka Hati2 dan Selalu Waspada Temannnn….

  20. untuk lapor ke bank penerbit merchant,,,harus dengan surat laporan kepolisian telah ada unsur tindak penipuan dan telah banyak korbannya,,,jika bisa print semua halaman ini sebagai tanda bukti lampiran karena telah banyak korban ya ng tidak tau harus mencari kemana keberadaan kantor mereka sekarang,,,

    Untuk PT Sultan Mulia Gemilang atau Blue Net Tour,,,siap2 mengganti nama perusahaan ya,,,,thx

  21. hei para penjahat berkerah putih,,,gmn kabarnya usaha kerja keras hasil penipuan kalian,,,sudah bisa bikin keluarga lo bahagia blum,,or masih mencari uang dr duit haram tanpa henti2nya,,,inget selalu pesen gw yah,,hidup lo ga bkal bahagia dunia akhirat dan lo akan selalu kesusahan terus menerus,,,karena lo ngasih makan keluarga lo dari duit haram,,dan bakalan banyak disumpahin orang,,,inget tuhh…
    ngidam apa yah orang tua lo semuanya waktu ngelahirin kalian semuanya,,,PENJAHAT BERKEDOK BAJINGANNN HWHAHAHAHAHHH…….PAARRRAAAHHHHHHH….OKE PA HAJI HASANN….pake ngaku2 haji lagi,,,ngaca lo…

  22. Wah saya juga mengalami di bulan oktober 2009, klo yang saya itu mengaku dari PT. Sultan Mulia Gemilang saya ditipu Rp. 3.990.000,- dan setelah satu hari transaksi saya datangin kantor itu ternyata kantor mereka hanyalah rumah tuan yg ga jelas, dan hanya sebuah kantor travel kecil.
    Sepertinya namanya juga sama Erik.

    Kalau saya waktu itu sedang dalam kesusahan karena orang tuan saya terkena kanker, utk biaya saja sy menggunakan kartu gakin cari pengobatan yg gratis eh malah ditipu oleh perusahaan sialan PT. Sultan Mulia Gemilang. Dan saat ini papa saya sudah meninggal.

    Ingat utk para org yg terlibat di PT. Sultan Mulia Gemilang, hukuman Tuhan akan nyata dalam hidup Anda. Ini doa dari orang yg sdh disakitin karena penipuan kalian. Jeruji penjara sedang menanti Anda, tinggal tunggu waktunya.

  23. Untuk pihak yang telah tertipu..mohon lapor ke customer service Bank penerbit Merchant yang tertera di struk pembelian voucher2,,lapor ke customer service perbankan mohon di black list untuk PT SULTAN MULIA GEMILANG jika ingin mendapatlkan mesin merchant kartu kredit,,dan dicabut haknya untuk mendapatkan mesin merchant tersebut karena telah menyalahgunakan dan tindak unsur penipuan
    yang saya tau mereke selalu mengganti mesin merchant2 dalam waktu beberapa periode dengan alasan agar tidak terindetifikasi,,,mereka telah memakai merchant Bank Permata,,namun tidak terpakai lagi dan yang saya tau terakhir memakai Bank danamon,,entah selanjutnya apalagi,,
    Infokan KTP Bpk Hasan Basri Dan Tina Ayu sebagai penjahat penipuan PT Sultan Mulia Gemilang,,,dan suruh liat diinternet berapa korban yang banyak ditipu oleh mereka. Semoga ini dapat membantu mengurangi para korban selanjutnya,,,
    PT Sultan Mulia Gemilang hanyalah salah satu dari sekian banyak PT yang berkedok penipuan dengan modus yang sama,,jadi bukan hanya PT Sultan Mulia Gemilang saja mungkin bisa puluhan karena jaringan mereka sangat luas…Maka Hati2 dan Selalu Waspada Temannnn….

    +1

  24. Yak saya adalah korban berikutnya . Saya kena 3 juta rupiah . Kronologisnya sama percis dengan yang diceritakan john . Malah parahnya nomer telpon yang kemarin menghubungi saya tidak mau angkat telpon saya . Dan telpon perusahaan tidak bisa dihubungi sama sekali . Cuma bedanya kali ini mereka mengirim kurir untuk datang langsung ?ë kantor saya . Dan membawa mesin credit card . Huaaaaa . . Saya merasa jadi orang paling bodoh . Sekarang saya masih terus berusaha menghubungi para penipu itu .
    Oiya kali ini perusahaan yang menipu saya ” ASIA BUANA INTERNUSA” jadi buat temen2 harap hati 2 . . Mohon doa semoga masih ada harapan uang saya bisa kembali .

  25. Modus penipuan melalui SMS sudah merajalela hati2lah WAHAI SAUDARAKU dalam bertindak kalau menang ada pinjaman ceck kebenarannya melalui bank yg diminta, karena Bank-Bank selalu memberikan kemudahan dalam merikan Nomor Rekening dan PT Telkom juga gampang untuk gonta-ganti nomor melalui HP sehingga control sulit bagi orang awam. Karena Dasar Manusia yg dibesarkan oleh IBU dan BAPAKNYA dengan uang yg tidak Halal akan
    menjadi manusia setan, yg menghalalkan segala cara untuk kebagiaanya. Ini ada NO HP dan NO Rek digunakan untuk penipuan HP No 0853 43635152 An REZA BAHRUDIN Norek BRI 3319 0100 1707 508 No Hp 0821 90614382 An CANDRA WIDODI No Rek BRI 0110 0100 7081 533 Hp No 021 90392568 An DIKI RAHMAN No Rek BCA 4480 2736 53.

  26. Saya juga tertipu PT asia buana internusa..hati-hati…..saya masih berusaha melacaknya…kalau tdk ketemu biarlah uang yang mereka makan untuk bekal menuju neraka jahanam….

  27. Wah saya sepertinya juga tertipu nih. Kasusnya seperti yang dialami puput. Tempo hari ada agen perjalanan yang menawarkan jasa voucher menginap gratis. Katanya dari pt. asia buana internusa (abi). Trus mereka datang pakai kurir lengkap plus mesin credit card. Dengan berbagai bujuk manis, akhirnya aku setujui. Ternyata beberapa kali aku telepon ke kantor abi gak ada yang ngangkat, padahal ada rencana pakai voucher. Buat yang lain mohon hati-hati!!!

  28. hati hati aja kalo ada penawaran dari Asia buana internusa, saya membayar rp. 3.900.000,- dgn voucer gratis menginap 5 hari. tp ternyata untuk minta satu hari aja dipersulit. kerjanya tidak profesional

  29. waaaah barusan saya juga hampir ketipu, tapi saya curiga dan minta mereka telp lagi besok soalnya saya lagi di jalan.
    saya barusan ditelp oleh ASIABUANA INTERNUSA.

    untungnya sblm saya diminta nomerkartu kredit saya tutup telpnya. harus waspada nih besok.

  30. Waktu pertama kali apply cc emg sudah dipesan sama agen cc nya supaya langsung menolak apabila menerima tlp macam2 penawaran setelah cc nya jadi.
    Benar saja setelah cc diterima lsg terima tlp tawaran asuransi, voucher hotel dll. Sy lsg tolak saja.

  31. Orang Yang Satu Persatu menjust, Hukum Nya juga Satu Persatu. Kalau anda2 Yg Merasa Dirugikan Tolong Lain Kali Lebiah Aware Terhadap Apapun Penawaran.Asuransi, Travel Agent, Kartu Kreedit dan sebagainya. Dan Tidak Semua Benar, Dan Tidak Semua Salah. Apakah Anda Masing2 Sudah Merasa Benar Semua ???

  32. huuuaaaa br baca ini br yakin kalo ketipu juga ma abi tour…, kmaren2 membesarkan hati positive thinking…. ketipu 2.950.000 kronologis sama, salut sama yg bisa membuat mreka ngembaliin uang…. apa yg hrs kita lakuin biar uang kita kembali?

  33. waahh sama, saya baru aja ketipu.. baruuu aja jam 3 sore tadi, saya ditelpon dan dengan data mreka lengkap ttg saya. mereka nawarin diskon penerbangan dan gratis mnginap 4 malam. saya kena 2.950.000 namanya Pasific Buana Tour dan Travel. tadi yang buat saya langsung curiga knp si kurir buru2 pengen pulang padahal saya masih ingin bertanya2 lagi cara penggunaan vouchernya. terus ketika kurir baru saja pulang pihak mereka menelpon lagi bertanya apakah kurir sudah mengantar dan ketika saya jawab sudah, telpon langsung di putus, saya langsung kaget. ketika saya telpon balik masih bisa, saya sempat ngbrol panjang tanya ini itu. lalu saya coba percaya tp kok ya masih ragu, saya akhirnya googling dan ketika saya coba menghubungi no tersebut ga ada yg bs dihubungi. saya menghubungi pihak bank, mereka jg tdk bs membantu. susah juga ya..

  34. untuk yg ditipu oleh pasific buana, coba hubungi saya d email saya “dreaming_factory@yahoo.com”. karena istri saya baru ketipu jg. dan saya sudah datangi kantornya. bahkan saya brantem d telpon sama org ga kompeten yg ngakunya d pasifik buana ini.

    trus terang, saya bukan masalah uangnya, tapi ini masalah penipuannya benar2 saya ngk terima.
    trimakasih.

  35. dan satu lagi, d kantornya itu sama sekali tidak ada tulisan pasific buana. tapi tulisannya lain. tapi memang itu tempatnya.

  36. Alhamdulillah kayakx aku ketipu juga.kurang sedekah kali..saya hanya bisa istigfar itu kehendak Allah menunjuk orang orang yang pantas ditipu.untung geseknya semalam cm 1 jt.padahal mintax rp.2.950.000 PASIFIK BUANA memang top.semalam saya minta website katanya tidak ada

  37. saya baru googling, dan baru baca. mohon pencerahan adakah kantornya benar-benar tidak ada yang beralamat di jalan Bangka Raya tersebut? saya mencoba menghubungi nomor kantornya tidak aktif, bahkan nomor yang tadi menelpon saya tidak diangkat-angkat kembali.
    kejadian baru saja siang tadi jam 12

  38. aduh…barusan juga nih saya… dari PASIFIC BUANA… dia mintanya 1,9juta. mana mau nyamperin ke kantor nnt pas makan siang… alhamdulilah langsung googling tentang ii… kabur aja ah gw…. hiiiii…..

  39. dan akhirnya nambah satu org yg jd korban PASIFIK BUANA TOUR dan TRAVEL…
    bodohhnyaaaaaa akuuuuuu… 2.950.000 lenyap tuk ngasih makan org2 GILA,
    telat ngebuka blog ini

  40. dek Caca (Februari 18th, 2013) bisa minta alamat kantornya dek caca ga mba? mungkin dgn pura-pura berminat kita bisa dipertemukan lgsg dgn si Pelaku… dan sya bisa minta pengembalian uang saya.. ditunggu balasannya

  41. pacifik buana jg PENIPU…anjitttt gw kena dong…..tdnya mereka minta 2.9 jt ktnya bisa dicicil jg…eUNTUNGNYEE KARTU ge limitnya sisanya kgk nyampe segitu… tp gw ttp kena 1.950 jt….wah kurang ajar tuh orang…..
    KLO ADA YG DI TELPON PACIFIC BUANA SHARE YA…..BIAR KITA MINTA DUIT DIBALIKIN….

  42. pasifik buana….. kantornya ada, tp SEPERTINYA cuman pajangan. dan namanya bukan pasific buana. 1 gedung gede (kurang bagus), menyewakan kantor2. dan d sana kl dtanya k bagian pengurus atau bahkan obnya smua bilang “gatau”

  43. nama kantornya apa yah? rencana saya mau datengin kantornya dalam waktu dekat, btw ada yang sudah mencoba fasilitas menginap gratisnya kah?

  44. Gw juga barusan kena tipu nih sama pacific buana 1,95 jt….
    gimana ya caranya biar ga usah bayar tagihannya

  45. Barusan ditelp dari no 021-78834381 atas nama Alissa ngakunya dari call center Mandiri, trus memberitahukan bahwa saya mendapatkan voucher hotel gratis, voucher discount hotel dan kartu multi discount. Saya iya-iyain aja karena mengira ini bonus dari CC Mandiri yang saya pakai.
    Ternyata selang 5 menit ada telp lagi dari 021-78834771 dari Siska, ngakunya dari PT Pasific Buana yang memberi tahukan bahwa ada kurir yang akan mengantar kartu dan voucher tsb, tapi ternyata nantinya harus membayar pajak bonusnya sebesar 2.950 jt, dan mereka langsung bawa EDC lho!
    Kurirnya akan janjian dengan saya siang ini di kantor saya (Menara Mulia, Jl Gatot Subroto lt4)
    Puji Tuhan saya langsung Googling dan saya mendapatkan blog ini, jadi langsung tahu bahwa ini penipuan modus baru.
    Bagi rekan-rekan yang ingin “menuntut” mungkin bisa datang ke kantor saya, mari kita tunggu si kurir tsb.
    Harap diingat, saya janjian siang ini, jadi harus cepat.
    Oya, saya bisa dihubungi di no 0856 64 999 999

  46. Nah, ini masih ada lanjutannya…
    Tadi waktu ditelp oleh Siska saya sempet minta alamat website mereka, dan dijawab nanti akan di sms-kan ke saya. Selang 5 kemudian ada no dari 082110524390 yang sms http://www.gcard.co.id ketika saya cek di internet ternyata tidak ada!
    Sepertinya benar-benar penipuan, karena saya Googling yang ada http://www.gcard.com, itupun website dari Eropa, entah dari Jerman atau apa gitu….
    Wah sayang sekali rekan-reka disini yang tertipu tidak meninggalkan no telp-nya, kalau tidak bisa saya hubungi dan kalau berniat bisa “ketemu” dengan kurir Pasifik Buana yang katanya siang ini mau ketemu saya.

    Sekali lagi:
    PT PASIFIK BUANA PENIPU
    PT PASIFIC BUANA PENIPU

  47. Sy baru saja ken a ni…gimana klo kita janjian ke kantornya dimampang …kit a langsung laporkan ke Polisi…td meson edc atas Nama 3 matra collection di itc fatmawati

  48. Sekitar tahun 2008 datang mertua bilang barusan dapat tlp dari jkt dapat bonus,suruh sebutin nmr kartu kredit,katanya nati di konfirmasi lagi,aku bilang ama istri kalau itu penipuan harus cepat di urus di bank penerbit kartu kredit,tidak lama datang tlp lagi ke HP mertua langsung di terima ama istri di bilang batalin aja,mereka kaget dan berusaha meyakinkan akhirnya mereka menyerah padahal sebelumnya sudah hub bank katanya sudah posting tapi masih belum valid menunggu,mungkin rekaman pembicaraan konfirmasi yang gagal,setelahnya di cek kembali ke bank penerbit sudah hilang posting nya,SELAMAT ,ketika cerita sama kakak istri dia bilangnya kena 3,9 jt ,ketika mau gunakan voucher di persulit ini,itulah ,penuh hotelnya. HATI HATI aja sering baca2 surat pembaca sangat bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*