John Chendra; father of Japheth Adriel & Jared Ezekiel, husband of Yenni. A learning Human Being who is interested in Information Technology: Internet, Multimedia, System Administration and Security.. And nowadays: Finance & Accounting! :)
He who testifies to these things says, "Surely I am coming soon." Amen. Come, Lord Jesus! (Revelation 22:20, ESV)
| S | M | T | W | T | F | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Oct | Jan » | |||||
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | |
Posted on November 2nd, 2007 by john.
Categories: General, stupid things.
Belakangan ini, di berbagai mailing list yang saya ikuti, ada posting mengenai tragisnya hubungan antara orang tua dan anak di Indonesia, yang menurut pengirim terwakili dengan gambar ini (dikutip tanpa izin, maaf sebelumnya):

Tapi, bagi saya, soal itu yang salah kaprah.
Anak SD kelas 1 kok disodori pertanyaan yang butuh interpretasi dan pemahaman seperti ini, udah gitu ambigu pula gambarnya. Mestinya menurut saya kalau anak SD harus disodori gambar, harus gambar ibu-anak yang familiar bagi mereka, contohnya mungkin gambar Marge & Bart Simpsons. Itu baru harus disalahkan kalau si anak masih pilih pembantu. Tapi itupun relatif, kalau si anak tidak pernah lihat serial The Simpsons gimana?
Kalau soal no. 1 atau 3 masih mending, tidak ada interpretasi, justru lebih menggunakan nalar.
Mari kita protes yang buat soalnya ![]()
0 comments.
Comments can contain some xhtml. Names and emails are required (emails aren't displayed), url's are optional.