Hari Minggu yang lalu (09/07/06) saya sekeluarga pergi berbelanja ke Hypermart GTC
Tanjung Bunga Makassar. Kami ke sana setelah selesai menutup toko, sekitar pukul 21.00 WITA. Di sana kami berbelanja berbagai barang yang sedang diskon/murah dengan maksud menjual kembali di toko kami. Tentunya kami juga membeli berbagai kebutuhan lainnya. Total belanjaan kami malam itu mencapai hampir Rp. 1.300.000,- Diantara belanjaan kami ada berbagai produk yang diproduksi oleh Unilever, antara lain Rinso, Citra, Axe, Rexona, dan Pepsodent.
Tanpa sepengetahuan kami, di baris paling bawah STRUK pembelanjaan, sebelum tulisan “Anda Hemat Rp. sekian sekian”, tertera tulisan “Dapat 33 pcs sabun Lifebuoy 90 gram”. Kami tidak sempat membaca baris tersebut malam itu, dan mungkin karena Hypermart sudah mau tutup, petugas Kasir-pun tak sempat memberi tahu kami. Mudah-mudahan itu yang terjadi, bukannya malah petugas kasir juga sengaja tidak memberi tahu kami.
Malam, ketika sampai di rumah, saya me-review kembali struk belanja tersebut, untuk memisahkan barnag-barang yang akan kami jual kembali di toko kami. Ketika itulah saya temukan baris mengenai hadiah 33 sabun tersebut. Keesokan harinya (Senin, 07/07/06) pada malam hari, setelah ada kesempatan, kami pergi dengan maksud mengambil 33 sabun yang menurut struk tersebut adalah HAK kami. Lumayan pikir saya, hampir 3 lusin.
Setelah berjalan-jalan sebentar di Hypermart, kami pun segera menuju ke pusat informasi lalu menanyakan mengennai 33 sabun yang kami pikir sudah menunggu kami di sana. Petugas di pusat informasi kemudian memanggil SPG dari Unilever untuk menemui kami. Saya pikir ini normal, sebab memang ini promosi dari Unilever. Oleh si SPG, kami disodorkan selembar flyer, yang daritadi memang ada di atas meja informasi, tapi tidak menarik perhatian saya. SPG tersebut menjelaskan bahwa saya hanya mendapat 4 (empat) buah sabun, sesuai dengan ketentuan di lembar promosi (flyer) tersebut. Di lembar promosi memang tertulis, “Belanja produk-produk Unilever senilai Rp. 25.000,-* dapatkan hadiah langsung sabun Lifebuoy 90 gr.” dengan keterangan “* Berlaku kelipatan, dengan batas maksimum 4 kali” Saya kaget, lalu bertanya, “Kok di Struk tertulis 33 buah?” SPG hanya menjawab, “Tapi yang betul dapat hanya 4 pak” kira-kira seperti itu. Dia berpegang kepada flyer promosi yang saya sudah scan ini. Saya sempat menambahkan, “Wah, anda bisa dituntut gara-gara ini..”, SPG tersebut hanya tersenyum-senyum saja.
Dia kemudian menulis “4 Pcs” di bagian bawah struk belanja saya, lalu memotong bagian tersebut dan mengembalikan bagian atasnya pada saya. Pada saat itu saya kehilangan bukti bahwa saya memang berhak mendapatkan 33 buah sabun sesuai dengan struk belanja saya. Saya menjadi bingung, yang mana yang seharusnya diikuti, perintah di Struk atau ketentuan di flyer yang menurut saya juga masih kurang jelas. Kalau memang ada ketentuan batas hanya 4 sabun, ya ditentukan saja, berapapun belanja produk unilever, asal sudah mencapai Rp 100.000,- maka total sabun = 4 pcs, tidak lebih. Yang terjadi adalah, program terus menjumlahkan harga produk Unilever, lalu membaginya dengan 25.000, sehingga menghasilkan jumlah total sabun yang menjadi hadiah. Dalam kasus saya 33 buah. Jadi total belanja produk Unilever saya malam itu sekurang-kurangnya 33*25.000 atau Rp. 825.000,-
Istri saya yang berada di sebelah saya, kemudian menunjuk ke kotak saran Hypermart yang berada di depan kami. Di dalam kotak saran yang transparan tersebut ada 2 lembar saran yang masuk, salah satunya kebetulan terbuka dan seluruh isinya dapat kami baca. Ternyata isinya lebih hebat lagi. Pada malam yang sama (9/7), seorang ibu berbelanja dengan total lebih dari 4 juta rupiah, dan tertulis berhak mendapatkan 179 pcs sabun lifebuoy, namun akhirnya juga mendapat 4 pcs saja.
Dia mungkin jauh lebih sabar dari saya, sehingga hanya protes ke Hypermart melalui kotak saran yang entah akan ditanggapi atau tidak oleh Hypermart/Unilever. Saya malam hari itu langsung memikirkan isi dari tulisan ini, dan inilah hasilnya. Hypermart/Unilever mengecewakan! Panjang juga ya
Ada yang punya pengalaman serupa? Di kota lain bagaimana ya? Soalnya menurut flyer tersebut, promosi ini berlaku di 27 Kota di Indonesia.